Frozen Food yang Baik dan Bergizi? Begini Cara Memilihnya

cara memilih produk frozen food

Sudah bukan rahasia lagi bahwa frozen food menjadi produk primadona bagi para pebisnis di era pandemi covid-19 ini.

Begitupun di kalangan emak-emak, produk frozen food ini mendadak menjadi penyelamat di dapur di kala pergerakan keluar rumah menjadi tidak sebebas sebelumnya.

Makanan yang bisa bertahan lama, tapi relatif aman karena kebanyakan tidak menggunakan pengawet, kalaupun ada produk yang menggunakan, tidak sesadis penggunaan pengawet pada produk-produk kalengan atau kemasan lain yang bisa disimpan dalam suhu ruang dalam waktu lama.

Namun seperti produk makanan pada umumnya, sebagai pembeli kita harus lebih waspada dalam memilah dan memilih produk mana yang akhirnya akan kita konsumsi sendiri.

Berikut ini adalah beberapa cara yang saya gunakan untuk memilih produk frozen food yang akan saya konsumsi maupun yang akan saya jual kembali.

Prinsip saya adalah produk yang saya jual harus sudah saya coba sendiri dan rasakan manfaat atau kenikmatannya.

1. Perhatikan Asal-usul Produk Frozen Food

Saya selalu memastikan produk yang saya konsumsi atau jual kembali itu terjamin mutunya dan saya harus tahu siapa yang memproduksi, minimal saya tau cara pembuatan yang sebenarnya dilakukan oleh produsen.

Sebagai salah satu grosir/supplier frozen food di Depok, AyamDapur senantiasa bekerja sama langsung dengan pihak produsen, atau minimal sekali berhubungan dengan tangan keduanya sehingga bisa dengan mudah berkomunikasi dan konsultasi mengenai detil dan spesifikasi produk.

Begitupun Anda, sebaiknya beli dari penjual yang benar-benar memahami produk yang dijualnya, mengerti prosesnya, dan tahu betul produk yang dijualnya.

2. Tercipta dari Bahan Baku Pilihan

Produk frozen food baik yang bersifat olahan seperti fishroll, siomay, dll maupun yang bersifat mentah seperti daging sapi beku ataupun daging ayam beku harus lah berasal dari bahan baku pilihan yang baik.

Ikan atau surimi yang digunakan dalam produk fishroll haruslah surimi dengan grade yang baik, ayam yang digunakan dalam Gyoza pun haruslah daging ayam yang dipotong dengan cara halal dan berkualitas baik.

Para produsen baik tidak akan mengorbankan kualitas produk buatannya dengan memilih bahan baku yang kurang baik, oleh karena itu saya selalu memastikan diri untuk paham betul siapa produsen yang membuat dan track recordnya di industri makanan.

3. Kemasan Frozen Food Tidak Rusak

Salah satu faktor yang tidak kalah penting dalam kualitas produk frozen food adalah kemasannya.

Bukan hanya desain kemasannya, tapi metode pengemasan dan kondisi kemasan sebelum kita putuskan membeli sangat penting untuk diperhatikan.

Biasanya produk frozen food terbaik dikemas dengan metode vacuum, kemudian baru dimasukkan ke freezer.

Setelah itu pastikan kita tidak menerima kemasan produk yang menggembung atau mungkin yang sobek, karena ada resiko makanan tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri atau zat lain yang berbahaya bagi kesehatan kita.

Pilihlah yang kondisinya masih keras saat membeli, jangan beli yang kondisinya sudah lembek karena kemungkinan terkontaminasinya lebih tinggi.

4. Tempat Penyimpanan Beku Harus Diperhatikan

Banyak orang yang membeli frozen food tapi tidak menyimpannya di dalam freezer di rumah, misalnya hanya ditaruh di kulkas biasa, bukan di bagian freezernya.

Kami sangat tidak merekomendasikan menaruh produk frozen food tidak di dalam freezer, karena peluang kontaminasi bakterinya menjadi semakin tinggi, selain itu produknya juga akan lebih cepat rusak kondisinya.

Masukanlah produk frozen food ke freezer dengan suhu di minimal -18 derajat celcius, semakin rendah semakin baik. Agar makanan tidak cepat rusak dan lebih aman dari kontaminasi bakteri. Sehingga umur penyimpanan bisa lebih lama, dan tentunya aman bagi kesehatan.

Pilihlah produk yang akan Anda konsumsi dengan lebih hati-hati dan seksama, jangan sampai hanya tergiur harga murah, namun tidak melihat faktor lain seperti kualitas, kemasan, dan seberapa peduli produsennya terhadap kesehatan para pelanggan yang mengonsumsi produknya.

Semoga bermanfaat, dan semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *